Translate

Kamis, 26 Oktober 2017

MANAJEMEN DATA Dan INFORMASI

MANAJEMEN DATA Dan INFORMASI


Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya informasi yang akurat, mutakhir, aman dari gangguan dan tersedia bagi pemakai. 

Kegiatan manajemen data 

Kegiatan manajemen data mencakup : 

• Pengumpulan data. Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam status formulir yang disebut dokumen sumber (source document) yang berfungsi sebagai input bagi sistem. 

• Integritas dan pengujian. Data tersebut diperiksa untuk menyakinkan konsistensi dan 

akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya. 

• Penyimpanan. Data disimpan pada suatu medium seperti pita magnetik atau piringan magnetik. 

• Pemeliharaan. Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tidak lagi diperlukan dihapus agar sumber daya tetap mutakhir. 

• Keamanan. Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan. 

• Organisasi. Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai. 

• Pengambilan. Data tersedia bagi pemakai




Penggunaan DASD 

DASD adalah medium file master yang baik. Pengunaan lain yang terpopuler adalah sebagai 

medium penyimpanan sementara untuk menampung data semi-terproses. 



HUBUNGAN PENYIMPANAN SEKUNDER DENGAN PEMROSESAN. 

Terdapat dua cara utama untuk mengolah data-pengolahan batch dan pengolahan online. Pengolahan batch mencakup pengumpulan transaksi dan pemrosesan semuanya sekaligus, dalam batch. Pengolahan online mencakup pengolahan transaksi satu persatu, kadang saat terjadinya transaksi. 



Pengolahan batch 

Tujuan dari sistem ini adalah memperbarui tiga file master – perswediaan, piutang, dan analisis penjualan. Perusahaan biasanya memperbarui file batch mereka secara harian, yang disebut siklus harian. 





Pengolahan online 

Pengolahan online dikembangkan untuk mengatasi masalah file yang ketinggalan jaman. Terobosan teknologi yang memungkinkan pengolahan online adalah penyimpanan piringan magnetic. 



Sistem realtime 

Sistem realtime adalah suatu sistem yang mengendalikan sistem fisik. Sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat pada status sistem fisik. Sistem realtime adalah bentuk khusus dari sistem online.sistem online menyediakan sumber daya konseptual tersebut dengan menggunakan sumber daya konseptual untuk menentukan operasi dari sistem fisik. 



ERA SEBELUM DATABASE 

Era penggunaan computer yang ada sebelum konsep database dengan pengulangan data (data redundancy), ketergantungan data (data dependency), dan kepemilikan data yang tersebar (diffused data ownership). 



Pengulangan data 

Saat sistem pengolahan data dirancang, file data input yang diperlukan oleh sistem tersebut diciptakan tanpa mempertimbangkan bagaimana data tersebut mempengaruhi sistem lain. Mungkin banyak, atau bahakan seluruh, data dalam sustu file baru telah terdapat dalam file yang sudah ada. Hasilnya adalah pengulangan data atau duplikasi. 



Ketergantungan data 

Ketergantungan data mengacu pada penggabungan yang erat antara spesifikasi data dan program computer. Karakteristik data seperti panjang field, panjang catatan, dan lain – lain dikodekan kedalam tiap program yang mengakses data tersebut. 



KEBANGKITAN ERA DATABASE 

Organisasi logis (logical organization) mengintegrasikan data dari beberapa lokasi fisik yang berbeda dan merupakan cara pemakai melihat data. Organisasi fisik (physical organization), sebaliknya merupakan cara computer melihat data – sebagai file – file yang terpisah. 

Tugas spesialis informasi adalah menyediakan organisasi logis yang diperlukan oleh 

pemakai dalam kendala dari organisasi fisik. 



Integritas logis dalam satu file 

Dua pendekatn memungkinkan catatan – catatan pada satu file dipih berdasarkan karakteristiknya daripada berdasarkan kuncinya. Pendekatan ini disebut inverted file dan linked list. Keduanya membutuhkan DASD. 



Inverted file. Inverted file adalah suatu file yang disimpan dalam suatu urutan tertentu, tetapi suatu indeks yang menyertainya memungkinkan catatan – catatan dari file itu dipilih dalam urutan yang berbeda. 

Inverted file dirancang untuk memecahkan jenis masalah berupa permintaan manajer atas laporan yang mendaftarkan hanya catatan –catatan tertentu dalam suatu file. Inverted file index seperti itu, juga sering disebut indeks sekunder. 



Linked list. 

Suatu file tersendiri, yaitu salesperson link, ditambahkan pada tiap catatan dalam file master wiraniaga. Field tersebut berisi link, atau pointer, yang menghubungkan semua catatan dari setiap wiraniaga. File yang berisi link filed disebut linked list. 





Integritas logis antara beberapa file 

Link digunakan untuk saling menghubungkan catatan- catatan dalam satu file dengan catatn – catatan yang berhubungan dengan secara logis di file – file lain. Sistem GE ini dimulai, yaitu integrated data store, dan merupakan langkah maju pertama menuju satu database terintegrasi dari beberapa file. 



KONSEP DATABASE 

Database adalah suatu koleksi computer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Integrasi logis dari catatan – catatan dalam banyak file ini disebut konsep database. 

Dua tujuan utama dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan dan mencapai 

independensi data. Independensi data adalah kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data. 



STRUKTUR DATABASE Hubungan eksplisit. 

Satu pendekatan untuk menetapkan hubungan eksplisit antara catatan – catatan dari beberapa file 

adalah dengan menyusun catatan – catatan tersebut dalam suatu hirarki, ini disebut struktur hirarki. 

Suatu catatan yang memiliki anak catatan disebut parent, dan anak catatan itu disebut children. 



Hubungan implisit 

Hubungan implisit, yaitu hubungan yang dapat dinyatakan secara tidak langsung dari catatn data yang telah ada. Data dalam database relasional ada dalam bentuk tabel – tabel yang disebut flat file. Flat file adalah suatu penyusunan data dua dimensi dalam kolom – kolom dan baris – baris. 



PERANGKAT LUNAK DATABASE 

Perangkat lunak yang menetapkan dan memelihara integrasi logis antar file, baik eksplisit maupun implisit, disebut sistem manajemn database. 



MENCIPTAKAN DATABASE Menentukan kebutuhan data 

Definisi dari kebutuhan data adalah langkah kunci mencapai CBIS. Nama yang diberikan untuk 

deskripsi dari semua data perusahaan adalah model data perusahaan. 



MENGGUNAKAN DATABASE 

Query adalah permintaan informasi dari data-base, dan query language adalah bahasa khusus yang user-friendly yang memungkinkan computer menjawab query. 

SUATU MODEL DBMS 

Manajer database adalah elemen paling penting karena menangani permintaan data para pemakai. 

Query language dan DML adalah bagian dari manajer data-base. 



PENGELOLA DATABASE 

Tugas DBA terbagi dalam empat area utama: perencanaan database, penerapan database, operasi database, dan keamanan database. 



MENEMPATKAN DATABASE DAN DBMS DALAM PERSPEKTIF Keuntungan DBMS : 

  • Mengurangi pengulangan data 
  • Mencapai independensi data
  • Mengintegrasikan data dari beberapa file
  • Mengambil data dan informasi secara tepat
  • Meningkatkan keamanan

Kerugian DBMS : 

  • Memperoleh perangkat lunak yang mahal 
  • Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar
  •  Mempekerjakan dan mempertahankan staff DBA
Sumber : http://tridayanti123.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-manajemen-data.html

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman


Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Sebuah bahasa pemrograman tidak terlepas pada Tipe Data, karena memiliki fungsi yang sangat penting yaitu untuk menyatakan jenis nilai yang dimiliki oleh sebuah variabel. Selain itu, bahasa pemrograman juga membutuhkan Variabel yang berfungsi untuk menyimpan nilai baik itu huruf, karakter atau angka dan Operator yang biasanya di identikan dengan perhitungan yang bermain pada angka di tipe data integer atau yang memiliki nilai angka bulat.

Pengertian Tipe Data

Tipe data adalah himpunan nilai yang dapat dimiliki oleh sebuah data. Tipe data menentukan apakah sebuah nilai dapat dimiliki sebuah data atau tidak, serta operasi apa yang dapat dilakukan pada data tersebut. Contoh tipe data dalam dunia nyata adalah bilangan bulat.

Jika sebuah data, misalnya umur harus berupa bilangan bulat maka dapat dipastikan bahwa 25, 13, 7 dapat menjadi nilai umur, sedangkan angka yang menggunakan koma seperti 7.5, 19.655 bukan merupakan contoh dari nilai umur.

Contoh bilangan bulat ini dapat kita lihat dalam kasus sehari - hari khususnya dalam hal pencacahan (Ingat kembali bilangan cacah : 1, 2, 3, 4, ... yang merupakan himpunan bagian dari himpunan bilangan bulat).

Contoh :
Contoh 1 : Jumlah siswa dalam kelas ada 20. Angka 20 tersebut adalah bilangan bulat. Tidak akan ditemukan pernyataan : jumlah siswa dalam kelas ada 20,5.

Contoh 2 :Jumlah mobil yang diparkir di tempat parkir. Kita akan menggunakan bilangan bulat dalam kasus ini. Tidak pernah akan kita gunakan angka angka 50,33 atau 40/7 sebagai jumlah dari mobil yang sedang parkir.

Contoh 3 : Selain itu, misalnya data nama seseorang yaitu "Bambang Pamungkas" yang merupakan sebuah deretan huruf dan lain sebagainya.

Dalam sebuah program, setiap variabel dan konstanta memiliki tipe data yang harus dideklarasikan di awal program. Pendeklarasi tipe data tersebut bertujuan untuk menentukan besarnya tempat dalam memori yang akan digunakan untuk menyimpan data pada tersebut saat program dijalankan.

Tipe data dasar adalah tipe data yang dapat langsung digunakan. Secara umum terdapat 2 tipe data dasar, yaitu numerik dan kategorik. Tipe data numerik terdiri atas angka/ kumpulan angka serta dapat mengalami operasi perhitungan, sedangkan tipe data kategorik dapat berupa angka maupun huruf namun tidak dapat mengalami operasi perhitungan.

Berikut merupakan contoh beberapa tipe data dasar :


Integer (bilangan bulat)


Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal. Tipe data ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.

Contoh integer:
  • 2
  • 5
  • -10
  • 135
  • 2008

Secara teoritis, tipe data integer tidak memiliki batasan, yaitu dari minus tak hingga hingga plus tak hingga. Namun dalam pemrograman yang menggunakan bahasa pemprograman C++, secara umum dikenal beberap macam tipe data integer, yaitu:

Real (bilangan riil)


Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Real adalah tipe data dasar berupa bilangan yang memiliki pecahan desimal. Dalam pemrograman, nilai dengan tipe data ini harus ditulis dengan sebuah titik sebagai pemisah bilangan utuh dan bilangan pecahannya.

Tipe data ini digunakan untuk perhitungan yang melibatkan bilangan pecahan, seperti perhitungan kosinus, akar persamaan, dan sebagainya. Tipe data ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.

Contoh real:
  • 0.5
  • 0.17
  • -3.465
  • 92.0
  • 4.3000+E9

Secara teoritis, tipe data real juga tidak memiliki batasan, yaitu dari minus tak hingga hingga plus tak hingga. Namun dalam pemrograman, secara umum dikenal beberapa macam tipe data real, yaitu:

Nilai pada tabel diatas berbeda dengan nilai yang ada pada tabel tipe data integer, pada tabel diatas nilai untuk tipe data merupakan tingkat ketelitian untuk masing-masing tipe data, bukan berdasarkan rentang nilai.

Char (karakter)

Char adalah tipe data dasar yang terdiri atas satu buah angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Untuk menyimpan sebuah karakter, diperlukan 1 byte atau 8 bit tempat didalam memori.

Dalam sebuah program, penulisan tipe data char diawali dan diakhiri dengan tanda kutip ganda. Selain itu, terdapat sebuah karakter kosong yang disebut dengan null atau nil dan dituliskan sebagai "".

Contoh char:
  • "5"
  • "A"
  • "?"
  • "+"
  • "$"

Perhatikan bahwa 5 adalah integer sedangkan "5" adalah char.

String

String adalah tipe data dasar yang berupa kumpulan karakter dengan panjang tertentu. Meskipun berupa kumpulan karakter, karena tipe data string sering digunakan dalam pemrograman, string dianggap sebagai tipe data dasar.

Untuk penyimpanan string didalam memori, dibutuhkan 1 byte untuk tiap karakternya. Serupa dengan penulisan karakter, penulisan sebuah string juga harus diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda. String juga mengenal null yang dituliskan dengan "".

Contoh string: 
  • "BANDUNG"
  • "Politeknik Telkom Bandung"
  • "ABC3456"
  • "Lucu"
  • "30202001"
  • "z"

Perhatikan bahwa sebuah karakter tunggal ("z") juga merupakan string.

Boolean (bilangan logika)

Sebuah data boolean memiliki tepat dua buah kemungkinan nilai, direpresentasikan sebagai Benar dan Salah, atau True dan False, atau dapat juga dilambangkan dengan 1 dan 0. Tipe data ini dapat digunakan untuk pemilihan dengan kondisi-kondisi tertentu, dimana program harus memilih aksi apa yang akan dijalankan dengan parameter tertentu.

Tipe data ini paling sering digunakan untuk range yang memili dua buah nilai: lulus - tidak lulus, member - bukan member.


Pengertian Variabel

Variabel atau peubah adalah obyek yang nilainya dapat berubah-ubah dalam sebuah program. Pada saat sebuah variabel dideklarasikan, program "memesan" tempat dengan ukuran tertentu (sesuai tipe datanya) pada memori untuk menyimpan nilai dari variabel tersebut.

Pemrogram dapat memberikan nama pada sebuah variabel untuk mempermudah pemanggilan variabel tersebut di dalam program. Pada saat mendeklarasikan sebuah variabel, pemrogram harus menyebutkan nama variabel dan tipe data dari variabel tersebut.

Dalam bentuk flowchart, deklarasi variabel digambarkan sebagai sebuah proses. Misalnya sebagai berikut:
x : integer
nama : string
tinggiBadan: real

Contoh deklarasi variabel dalam psedeucode :
KAMUS DATA {awal deklarasi variabel}
    x : integer
    nama: string
    tinggiBadan: real
    jenisKelamin : char
    status : boolean

Sebelum kita menuliskan beberapa program dalam bahasa C++, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu struktur dan format penulisan program dalam bahasa C++.
// Contoh Program C++
#include <stdio.h>
/* Program Utama */
main() {
    printf ("Hello World !");
    return 0;
    }

Keterangan :
Pada contoh program diatas, pada baris pertama dituliskan diawalannya tanda doubleslash (//). Maksudnya adalah sebagai komentar, artinya baris tersebut tidak akan dieksekusi oleh program. Kita dapat menuliskan apapun setelah tanda tersebut dan berlaku hanya satu baris.

Sedangkan untuk penulisan komentar lebih dari satu baris digunakan tanda /* .. */ dimana komentar dituliskan diantara tanda /* dan */ seperti tampak pada baris ke 3 dan 4. Biasanya tanda tersebut digunakan oleh programmer untuk memberi penanda atau keterangan pada tiap baris program seperti pada baris 5.

Pada baris kedua terdapat code #include, yang diawali dengan tanda crash (#). Ini dapat kita sebut dengan preprocessor directive. preprocessor directive merupakan perintah-perintah untuk memberitahukan kepada compiler untuk melakukan berbagaimacam definisi seperti menggunakan (include) file librari misalnya stdio.h, karena didalam file tersebut mengandung beberapa fungsi yang akan digunakan didalam program.

Sedangkan pada baris ke 5 – 8 merupakan isi dari program. Pada baris ke 5 terdapat instruksi main() dimana pada baris tersebut merupakan fungsi utama atau program utama. Maksudnya adalaha pada baris tersebut merupakan penanda awal dari eksekusi sebuah program. Untuk awal instruksi ditandai dengan kurung kurawal. Seperti pada program diatas, pada baris ke-5 (tanda {) merupakan awal dari program utama dan berakhir pada baris ke-8.

Pada baris dke-6 (printf("Hello World !")) merupakan instruksi untuk mencetak tulisan “Selamat Datang” kelayar. Sedangkan pada baris ke-7 (return 0) merupakan nilai kembali dari fungsi utama yaitu nilainya adalah 0. Perlu diperhatikan bahwa setiap instruksi pada perogram harus diakhiri dengan tanda semicolon (;).

Untuk menuliskan variabel, kita dapat menuliskannya pada bagian isi program. Contoh penulisan variabelnya adalah :
#include <stdio.h>

main () {
    int x;
    string nama;
    float BB;
    char jKelamin;
    bool status;
    ...
    }

Secara teori, pemrogram dapat memberikan nama apapun pada sebuah variabel karena penamaan variabel bertujuan untuk memudahkan pemanggilan kembali. Namun, ada beberapa panduan yang biasa diacu pemrogram dalam penamaan variabel, antara lain:

  • Huruf pertama pada nama variabel menunjukkan tipe data dari variabel.
Contoh: diawali dengan 'c' untuk variabel char, 'i' untuk integer, 's' untuk string, dan seterusnya. Panduan penamaan ini disebut dengan Charles Simyoni Hungarion Notation.

  • Nama variabel harus cukup jelas menunjukkan tujuan penggunaan variabel tersebut.
Contoh: sNama adalah variabel string untuk menyimpan nama, cJenisKelamin adalah variabel char untuk menyimpan jenis kelamin, bStatus adalah variabel boolean untuk menyimpan status.

  • Nama variabel tidak boleh mengandung spasi kosong atau karakter khusus ! @ # $ % ^ & * ( ) { } [ ] ’ ” ; : < > , . / ? | dan \. Beberapa pemrogram menggunakan ‘_’ untuk memisahkan kata di nama variabel.
Contoh: cJenis_kelamin, sNama_orang_tua, iNilai_akhir

  • Cara lain untuk memisahkan kata dalam nama variabel adalah dengan memberikan huruf besar di awal tiap kata.
Contoh: cJenisKelamin, sNamaOrangTua, iNilaiAkhir

Setelah sebuah variabel dideklarasikan, variabel dapat menyimpan nilai. Pengisian nilai ke dalam sebuah variabel dalam sebuah program dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:

Secara langsung
Contoh:
cJenisKelamin = "P"
sNamaOrangTua = "Jeremy Thomas"
iNilaiAkhir = 99

Dengan inputan
Contoh:
Input (cJenisKelamin)
Input (sNamaOrangTua)
Input (iNilaiAkhir)

Contoh program untuk memberikan nilai pada sebuah variabel :
#include <stdio.h>
    main() {
    int lA,lB;
    String NamaA, NamaB;

    // Pengisian secara Langsung
    lA = 20;
    NamaA = "Joko Handono";

    // Pengisian dengan Inputan
    scanf (“%i”,&lB);
    scanf (“%s”,&NamaB);

    // Menampilkan Kelayar
    printf (“Nilai lA : %i”,lA);
    printf (“Nilai lB : %i”,lB);
    printf (“Nilai NamaA : %s”,NamaA);
    printf (“Nilai NamaB : %s”,NamaB);
    }

Pada contoh program diatas, kita melihat ada tanda "%i" dan "%s". Fungsi tanda tersebut adalah untuk menkonfersi nilai inputan menjadi tipe yang sesuai dengan yang diterima atau mengubah nilai dari tipe data dasar menjadi tipe karakter untuk ditampilkan dilayar.

Karena pada dasarnya, dalam pemprograman bahasa C++ nilai input atau nilai yang dapat ditampilkan berupa karakter. Sedangkan didalam program, nilai tersebut harus sesuai dengan tipe data yang dideklarasikan.

Sebagai contoh pada baris ke-10, variabel "lB" tipe datanya adalah integer. Untuk mengubah tipe masukan menjadi integer, maka digunakan "%i". Biasanya, string tersebut diawali dengan huruf pertama tipe datanya, misalnya float -> %f, String -> %s dan seterusnya.

Khusus untuk inputan, nama variabelnya harus diawali dengan string “&” seperti tampak pada baris ke 10 dan 11.

Pengertian Operator

Operator adalah pengendali operasi yang akan dilakukan pada beberapa operan sehingga membentuk sebuah ekspresi. Secara umum, dalam sebuah ekspresi terdapat sebuah operator yang diapit dua operan.

Contohnya pada ekspresi:
x + y
x dan y adalah operan, sedangkan
"+" adalah operatornya

Terdapat tiga macam operator yang biasa digunakan dalam pemrograman, yaitu:

1. Operator Aritmatik

Operator ini membentuk perhitungan aritmatik. Kedua operan dari operasi aritmatik ini dapat berupa nilai integer atau real.

Operator yang termasuk tipe ini adalah:

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Output dari operasi aritmatik akan memiliki tipe data yang sama dengan tipe data kedua operannya. Misalnya, jika sebuah bilangan integer dijumlahkan dengan bilangan integer lainnya maka outputnya adalah bilangan integer juga. Selain itu perlu diperhatikan pula bahwa sebuah operator aritmatik tidak dapat diterapkan pada dua bilangan dengan tipe data yang berbeda.

Contoh program dengan operasi aritmatik:
// Program Aritmatik
/* IS:Tersedia dua buah bilangan integer
   FS:Hasil Modulo duabuah bilangan */

#include <stdio.h>

    main () {

    // Deklarasi Variabel
    int iTambah;
    int iAngka1, iAngka2;
    printf(“Masukan Bilangan Pertama : ”);
    scanf(“%i”, iAngka1);
    printf(“Masukan Bilangan Kedua : ”);
    scanf(“%i”, iAngka2);

    // Penjumlahan
    iTambah = iAngka1 + iAngka2;
    printf(“Hasil Penjumlahan %i + %i = %i”, iAngka1, iAngka2, iTambah);
    return 0;
    }

Program di atas akan mengembalikan nilai hasil penjumlahan sesuai dengan inputan. Misalnya pada inputan pertama kita masukan 10 dan yang kedia kita masukan 23 maka hasilnya adalah 33. outputnya adalah:
Masukan Bilangan Pertama : 10
Masukan Bilangan Kedua : 23
Hasil Penjumlahan 10 + 23 = 33

2. Operator Assignment

Dalam pemprograman bahasa C++, Operator ini digunakan memasukan nilai kedalam sebuah variabel, tanpa menghilangkan atau mengosongkan nilai variabel sebelumnya. Contoh penggunaan operator ini adalah sebagai berikut :

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

3. Increase and Decrease

Penulisan ini dilambangkan dengan ++ (Increade) dan -- (decrease). Operator ini berfungsi untuk menaikan atau menurunkan satu satuan nilai pada sebuah variabel. Contoh penggunaannya adalah pada contoh dibawah ini :

...
a++;
a += 1;
a = a + 1;
...

Ada dua macam penulisan operator ini, yaitu simbol dapat ditulis sebelum nama variabel dan setelah variabel. Adapun perbedaab antara keduanya adalah :
B = 3;
A = ++B;
// A = 4, B = 4
B = 3;
A = B++;
// A = 3, B = 4

4. Operator Relasional

Operator ini membandingkan dua operan dan hasilnya berupa nilai boolean (BENAR atau SALAH). Operasi relasional dapat dilakukan pada dua nilai dengan tipe data yang sama: tipe data integer, riil, char, string, maupun boolean. Berikut ini adalah operator relasional:

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Contoh penggunaan operator relasional dalam algoritma:
// Program Operator Relasional
KAMUS DATA {awal deklarasi variabel}
    iAngka1, iAngka2 : integer
BEGIN {awal algoritma}
    iAngka1 = 6 {pengisian variabel langsung}
    Input(iAngka2) {pengisian dgn inputan}
    IF (iAngka1 <> iAngka2) THEN
        Output (‘Tebakan Anda salah’)
    ELSE
        Output (‘Horee! Tebakan Anda benar’)
    ENDIF
END

Output dari operasi relasional bertipe boolean (true/ false). Pada contoh di atas,
iAngka1 != iAngka2 bernilai benar/ true jika iAngka1 tidak sama dengan iAngka2
iAngka1 != iAngka2 bernilai salah/ false jika iAngka1 sama dengan iAngka2
Program di atas akan mengeluarkan pesan sesuai inputan pengguna. Jika pengguna menginputkan angka selain 6 ("iAngka1 != iAngka2" bernilai benar), program akan mengeluarkan pesan "Tebakan Anda salah". Jika pengguna menginputkan angka 6 ("iAngka1 != iAngka2" bernilai salah), program akan mengeluarkan pesan "Horee! Tebakan Anda benar".

5. Operator logika

Operator logika adalah operator yang digunakan untuk mengkombinasikan hasil ekspresi yang mengandung operator relasional.

Tiga macam operator logika adalah:

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Pola penggunaan operator logika adalah:
ekspresi1 OPERATOR ekspresi2

Output dari penggunaan operator AND dan OR adalah sebagai berikut:

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Pola yang mudah untuk mengingat output kedua operator logika tersebut adalah: True AND True = True, False OR False = False.

Beberapa contoh penggunaan operator logika:
  • (x > 7) && (x = y)
    Jika ternyata nilai x adalah 8 dan y adalah 5, maka
    (8 > 7) && (8 = 5)
    True AND False
    False (output operasi)
  • (x != y) || (x > 3)
    Jika ternyata nilai x adalah 4 dan y adalah 4, maka
    (4 != 4) || (4 > 3)
    False OR True
    True (output operasi)
  • NOT (x > y)
    Jika ternyata nilai x adalah 3 dan y adalah 3, maka
    NOT (3 > 3)
    NOT (False)
    True (output operasi)

Sumber : http://www.levatra.com/2017/02/pengertian-tipe-data-variabel-dan-operator-pemrograman.html

PENGERTIAN DAN JENIS BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER

PENGERTIAN DAN JENIS BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER


Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer.

Bahasa pemrograman ini adalah satu set aturan sintaks dan semantik yang digunakan untuk mendefinisikan program komputer.

Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan mana yang data yang akan diproses oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan langkah-langkah apa yang persis jenis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari :
• Bahasa mesin, yang memberikan perintah ke komputer dengan menggunakan kode bahasa biner, misalnya 01100101100110.
• Bahasa tingkat rendah, atau dikenal sebagai bahasa assembly (bah.Inggris Assembly), yang memberikan perintah ke komputer dengan menggunakan kode pendek (kode mnemonic),
misalnya [kode_mesin | MOV], SUB, CMP, JMP, JGE, JL , LOOP, dll.
Inggris Intermediate, yang merupakan bahasa komputer yang menggunakan campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia lihat contoh di bawah Bahasa Tingkat Tinggi dan instruksi yang bersifat simbolik, misalnya, {,},?, <<, >> , &&, ||, dll.
• Bahasa tingkat tinggi, yang merupakan bahasa komputer yang menggunakan instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, misalnya, mulai, akhir, jika, sementara, dan, atau, dll Komputer dapat memahami compiler bahasa manusia atau penerjemah program yang dibutuhkan.
Kebanyakan bahasa pemrograman diklasifikasikan sebagai High Level Languages, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Menengah dan Majelis Bahasa yang merupakan Rendah Bahasa.

Pengertian Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman (bahasa pemrograman) adalah instruksi standar untuk memerintah komputer yang memiliki fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini adalah satu set aturan sintaks dan semantik yang digunakan untuk mendefinisikan program komputer.
Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan mana yang data yang akan diproses oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan / diteruskan, dan langkah-langkah apa yang persis jenis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Fungsi Bahasa Pemrograman

Fungsi dari bahasa pemrograman yang memerintahkan komputer untuk mengolah data sesuai dengan logika yang kita inginkan. Output dari bahasa pemrograman dalam bentuk program / aplikasi. Contohnya adalah program yang digunakan oleh kasir di mal atau supermarket, penggunaan lampu lalu lintas di jalan raya, dll
Bahasa pemrograman yang kita tahu ada banyak orang di dunia, sekitar ilmu komputer dan teknologi saat ini. Pengembangannya mengikuti inovasi tinggi dalam dunia teknologi. Contoh bahasa pemrograman yang kita ketahui, antara lain, adalah untuk membuat aplikasi permainan, anti-virus, web, dan teknologi lainnya.

Bahasa pemrograman komputer yang kita tahu termasuk Java, Visual Basic, C ++, C, Cobol, PHP, Net, dan ratusan bahasa lain. Tapi tentu saja, bahasa harus disesuaikan dengan fungsi dan perangkat yang menggunakannya.
Ssecara bahasa pemrograman umum dibagi menjadi empat kelompok, yaitu :
• Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C);
• Level Language tinggi (seperti Pascal dan Basic);
• Tingkat Tengah Language (seperti C);
• Level Language rendah (seperti bahasa assembly);

Tingkat Bahasa Pemrograman

Bahasa Tingkat Tinggi
Bahasa pemrograman ini masuk ke level sebagai bahasa dekat dengan bahasa manusia. Sebagai contoh, bahasa Basic, Visual Basic, Pascal, Java dan lainnya.dsb dan tidak lagi pada pemula sulit dimengerti.

Bahasa Tingkat Menengah

Disebut tingkat menengah karena dapat masuk ke dalam bahasa tingkat rendah tinggi dan. Misalnya dalam bahasa program C.


Bahasa Tingkat Rendah

Bahasa pemrograman masuk ke level ini karena bahasa masih jauh dari bahasa manusia. Contoh bahasa Assembly.

Proses Pembuatan Program
Proses pembuatan program yang kita tulis kode sumber dalam editor teks seperti notepad dan kemudian mengubahnya menjadi bahasa mesin yang dapat dieksekusi oleh CPU. Proses konversi kode sumber (source code) ke dalam bahasa mesin (bahasa mesin) terdiri dari dua jenis kompilasi dan interpretasi.

Kompilasi (Compilation)
Dalam proses kompilasi source code untuk membacanya pertama dan jika tidak ada kesalahan dalam penulisan, program ini akan mengatur kode mesin sehingga program dapat dijalankan. Program yang melakukan tugas ini disebut Compiler.
Program ini akan mengkompilasi hasil dalam bentuk yang dapat dieksekusi. Program ini dapat dijalankan tanpa harus langsung memiliki compiler pada komputer yang menjalankan program. Bahasa menggunakan teknik kompilasi Ulasan seperti bahasa C, C ++, Pascal, Assembly dan banyak lagi.

Interpretasi (Interpretation)
Bahasa menggunakan teknik interpretasi akan membaca kode sumber dan dieksekusi per baris per baris. Jika ditemukan kesalahan dalam penulisan program dalam kesalahan garis bahwa program akan dihentikan. Program yang melakukan tugas ini disebut Interpreter.
Dalam tidak ada teknik interpretasi akan menghasilkan program mandiri, artinya menjalankan program kita harus memiliki kode sumber setelah juru Program. Bahasa yang menggunakan bahasa teknik interpretasi Ulasan seperti Perl, Python, Ruby dan banyak lagi.

Kompilasi Sekaligus Interpretasi
Ada juga sebuah bahasa pemrograman yang menghasilkan teknik penyusunan Program serta interpretasi. Sebagai contoh, bahasa java. Dalam membuat java kode sumber program diubah menjadi bytecode.

Meskipun terlihat seperti bahasa mesin, tapi ini bukan bahasa mesin dan tidak dapat dieksekusi. Untuk menjalankan bytecode kita perlu Java Runtime Environment (JRE), yang yang menjabat sebagai juru dari program bytecode yang dihasilkan.
Meskipun setiap bahasa pemrograman dibuat untuk membuat program tetapi call now bahasa dibuat dengan tujuan dan fungsi yang berbeda. Misalnya, untuk membuat driver hardware kita tidak bisa menggunakan bahasa Visual Basic.

Untuk membuat sistem berbasis program Ulasan seperti driver kita dapat menggunakan C atau bahasa assembly. Sebagai contoh, sistem operasi Linux adalah open source. Jika Anda melihat kode sumber Anda akan menemukan bahwa Linux dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman C.

Adapun desktop kita dapat menggunakan Visual Basic. Bahasa ini dirancang oleh Microsoft untuk pemrograman GUI desktop dengan tampilan yang mempesona.
Bahasa pemrograman yang umum digunakan

1. HTML / CSS
banyak yang tidak menggaggap ini bagian dari bahasa pemrograman, tetapi jika dalam pandangan program dalam web yakin HTML / CSS adalah dasar dari semua itu, jadi jika Anda ingin belajar membuat web statis pertama Anda pasti akan belajar HTML / CSS dasar.

2. JavaScript
JavaScript adalah cara yang sangat populer untuk menambahkan fitur interaktif untuk halaman web dan aplikasi. Ini adalah salah satu bahasa yang paling mudah untuk belajar dan dapat digunakan untuk apa saja seperti data formulir validasi untuk mengembangkan permainan, menjadikannya pilihan yang sangat populer untuk pemula.\

4. PHP
Bahasa pemrograman yang digunakan terutama untuk mengembangkan halaman web dinamis. Ini berarti bahwa pada membuat file terpisah untuk panggilan sekarang halaman penuh dari situs kode, Anda dapat menulis satu set aturan untuk akses dan menampilkan informasi dari database yang kemudian dapat membuat halaman dan memanggil mereka ketika mereka dibutuhkan.

5. C + +
Dikembangkan untuk menambahkan fitur berorientasi objek bahasa C, dengan penambahan kelas dan fitur lainnya. C + +, yang yang sekarang digunakan, berbagai konfirmasi Instan aplikasi. Belajar C + + juga memiliki keuntungan bahwa itu adalah mudah untuk belajar bahasa lain C adalah C # dan C. Semua bahasa C Umumnya dianggap sebagai bahasa pemrograman tingkat menengah.

6. C #
Diucapkan C Sharp, bahasa ini diciptakan oleh Microsoft dalam kerangka NET. Jika Anda ingin menulis sebuah jendela aplikasi, atau terutama jika Anda ingin menulis kode untuk perangkat lunak desktop, ini sangat penting. Ini adalah tujuan OOP umum banyak kesamaan dengan bahasa C tua.

7. C
Hal ini digunakan oleh versi C dari sistem operasi Apple serta sejumlah kecil aplikasi lain. Jika Anda ingin mengkhususkan diri dalam menulis kode untuk produk Apple maka ini adalah program yang Anda butuhkan untuk menguasai.

8. Python
Sangat populer di komunitas ilmiah dan akademik, tetapi juga telah digunakan untuk make situs populer seperti Pinterest. Hal ini relatif mudah untuk belajar Dibandingkan dengan sesuatu seperti C atau turunannya, namun masih sangat fleksibel dalam hal apa yang dapat Anda lakukan dengan itu.

9. Java
Digunakan oleh Google sebagai bagian integral dari sistem operasi Android, dan oleh pengembang independen untuk membuat aplikasi android (dan penggunaan lainnya). Java diciptakan dengan “tulis sekali, jalankan di mana saja” (WORA) pendekatan untuk memfasilitasi kode yang ditulis pada satu mesin untuk berjalan di komputer lain.

10. Ruby
Ini adalah OOP murni populer dari Jepang. Tidak banyak yang bisa saya jelaskan tentang yang satu ini karena saya tidak pernah memakainya.

11. Visual Basic
Berasal dari ‘BASIC’, yang sangat populer di hari-hari awal komputasi personal, Visual Basic (VB) memungkinkan program sederhana yang akan dibuat dengan cepat dan mudah, sementara juga memungkinkan untuk coding yang lebih kompleks

Daftar Bahasa Pemrograman

Berikut adalah daftar bahasa pemrograman komputer :
1. Aro
2. Ada
3. ALGOL
4. Applescript
5. Assembly
6. BASIC:
7. ASP
8. BASIC
9. COMAL
10. Visual Basic
11. Visual Basic for Applications
12. VBScript
13. BAIK
14. Batch (MS-DOS)
15. COBOL
16. UNIX shell script:
17. Bourne shell (sh) script
18. Bourne-Again shell (bash) script
19. Korn shell (ksh) script
20. C shell (csh) script ™
21. C:™
22. C++™
23. C#™
24. Visual C++
25. ColdFusion
26. dBase dkk.:
27. Clipper
28. Foxbase
29. Visual FoxPro
30. Eiffel
31. Fortran
32. Go
33. Haskell
34. Java
35. JavaScript
36. JSP
37. Lisp
38. Logo
39. Pascal
40. Delphi
41. Perl
42. Prolog
43. Python
44. PHP
45. Pike
46. R
47. REXX
48. REBOL
49. RPG
50. Ruby
51. Simula
52. Smalltalk
53. Scheme
54. SQL


Sumber :https://panglipuringtyasblog.wordpress.com/2016/08/04/pengertian-dan-jenis-bahasa-pemrograman-komputer/